Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan
sebanyak 61 proyek waduk bakal selesai pembangunannya hingga 2024 untuk
mendukung program kedaulatan pangan. Jokowi mengatakan bahwa Indonesia perlu
memiliki visi taktis yang memuat rencana kerja detail dalam lima hingga
sepuluh tahun ke depan terkait program kedaulatan pangan.
Menurutnya, kedaulatan pangan sangat diperlukan
untuk menghadapi peningkatan jumlah penduduk yang terus bertambah. “Kita tahu
penduduk kita sudah 278 juta, penduduk kita saat ini sudah 278 juta. Dunia juga
sudah lebih dari 8 miliar, penduduk dunia, dan akan terus bertambah. Di 2030
diperkirakan sudah mencapai 310 [juta], karena pertumbuhan penduduk kita 1,25
persen kenaikannya per tahun. Artinya sekali lagi, pangan menjadi kunci.
Seperti yang disampaikan oleh Bung Karno, pangan merupakan mati hidupnya suatu
bangsa, itu betul sekali, beliau sudah melihat kejadian yang sekarang ini kita
alami,” kata Jokowi.
Jokowi menjelaskan, visi taktis yang memuat
rencana kerja detail tersebut juga diperlukan untuk merencanakan jumlah
pembangunan infrastruktur penunjang produksi pangan, seperti irigasi dan
embung. Presiden juga menilai, jumlah infrastruktur penunjang produksi pangan
di Indonesia masih kurang dibandingkan dengan negara-negara lain.
