Presiden
RI Joko Widodo bertekad untuk melaksanakan upacara kemerdekaan 17 Agustus 20024
di Ibu Kota Negara (IKN). Otorita IKN pun telah menyiapkan 6.800 undangan untuk
perhelatan ini. "Kami diminta untuk siapkan upacara, upacara panitianya
dari Mensesneg, jumah undangan 6.800 orang," ujar Kepala Otorita IKN
Bambang Susantono
Terkait
kesiapannya, Bambang meyakini bahwa lapangan upacara akan siap pada Agustus
nanti. Kini, rumput dan pepohonan sudah dipasang. "Lapangan
upacaranya, itu sudah kelihatan. Sudah hijau, kiri kanannya sudah tinggi.
Harapannya nanti mereka sudah elok dipandang," kata dia.
Tak
hanya lapangan upacara, Bambang berharap, pada 17 Agustus nanti, telah tersedia
suatu ekosistem kehidupan. Dimana ada hotel dengan 200 kamar, fasilitas
kesehatan hingga pendidikan. Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR) membeberkan progres persiapan penyelenggaraan upacara
Hari Ulang Tahun RI Ke - 79 dari kesiapan infrastruktur fisik saat ini sudah
mencapai 74%.
"Progres
batch satu itu sudah sekitar 74%, per (15/2/2024). Mungkin hari ini lebih ya.
Dalam konteks persiapan yang Agustus itu hampir seluruhnya masuk pada batch
1," kata Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)
Danis Sumadilaga, mengutip instagram Kementerian PUPR, Rabu (6/3/2024).
Danis
menjelaskan progres pembangunan batch 1 di atas 74%. Itu terdiri dari Kantor
Presiden yang progresnya sudah 74%, istana dan lapangan upacara mencapai 60%,
juga gedung kantor Kementerian Koordinator juga di atas 40%. Selain itu menurut
Danis kesiapan untuk kebutuhan dasar seperti air, listrik, gas hingga internet
pun sudah siap.
"Di
Bendungan Sepaku Semoi Intake Sepaku sudah selesai. Itu artinya air baku yang
nanti diolah menjadi air minum sudah siap. Infrastruktur pendukung air bersih,
listrik, fiber optik, gas sudah kita persiapkan juga akan masuk ke multi
utility tunnel," katanya. "Kemudian sumbu kebangsaan, kemudian yang
penting juga akses jalan tol. Intinya siap lah Insyaallah 17
Agustus," sambungnya.
