Sejumlah
siswa setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Magelang, Jawa Tengah,
berkesempatan berdialog langsung dengan Presiden Joko Widodo. Momen tersebut
berlangsung di sela Presiden Jokowi memberikan bantuan Program Indonesia Pintar
(PIP) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP).
"Tentunya
terima kasih banyak untuk Pak Jokowi telah memberikan program KIP ini. Sangat
membantu bagi saya pribadi dan orang-orang yang dapat juga bantuan
KIP-nya," kata Nesya, salah satu siswa SMK yang berkesempatan berdialog
dengan Presiden Jokowi dikutip dari laman setneg.go.id.
Ibu
Negara Iriana Joko Widodo turut mendampingi Presiden. Selain itu, sejumlah
menteri seperti Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem
Makarim dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Kemudian,
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat Basuki Hadimuljono. Turut hadir pula Pj Gubernur Jawa Tengah Nana
Sudjana dan Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz. "Menurut saya untuk
manfaat dari Kartu Indonesia Pintar ini bisa membantu anak-anak kurang mampu
bisa memenuhi sekolahnya. Sehingga tidak memutus sekolah para anak-anaknya
sehingga bisa melanjutkan sampai jenjang lebih tinggi lagi," kata Nesy yang
bercita-cira menjadi seorang apoteker ini.
Manfaat
serupa dirasakah pelajar lainnya, Lili Naifah. Seperti Nesya, Lili juga telah
menjadi penerima bantuan KIP atau PIP sejak duduk di sekolah
dasar. Baginya, PIP telah membantunya meringankan beban orang tua.
"Merasa terbantu karena mengurangi beban orang tua juga buat bantu
pendidikan di sekolah, harapannya ke depan dilanjutkan lagi," ujar Lili.
Gilang,
seorang siswa SMK juga mengharapkan hal serupa. Siswa yang kini mengenyam
pendidikan di SMK Negeri 3 Magelang tersebut mengharapkan, program bantuan
pendidikan tersebut lebih disebarluaskan. "Agar PIP-nya itu lebih
disebarluaskan lagi. Buat teman-teman di luar sana yang juga membutuhkan buat
biaya sekolah," ujar Gilang.
