Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan
Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap adanya sertifikat
tanah yang diserahkan di Banyuwangi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat
setempat. "Nanti
tanah bapak/ibu bisa naik harganya insya Allah kalau sudah jelas
sertifikatnya," kata AHY
Meski begitu, AHY mengimbau jika ada masyarakat yang
ingin menggadaikan sertifikat tanahnya, agar digunakan untuk keperluan yang
penting utamanya dalam mendukung permodalan usaha. "Ada yang punya usaha? Ada yang
punya warung? Pelaku UMKM? Siapa tahu kalau butuh modal usaha, ini (sertifikat
tanah) bisa dijaminkan, kalau butuh. Tapi jangan buat yang aneh-aneh, pinjam
buat usaha, jangan buat untuk yang aneh-aneh," ucap AHY.
AHY juga menyampaikan dengan adanya sertifikat tanah
maka masyarakat mempunyai kepastian hukum terhadap tanahnya sehingga tidak bisa
diserobot oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. "Mudah-mudahan dengan sertifikat ini
bapak ibu akan memiliki kepastian hukum, kepastian hukum hak atas tanah yang
bapak/ibu tinggali," ucap AHY.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak
sembarangan memberikan sertifikat tanah yang diterima kepada orang lain demi
menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Jangan dipinjam-pinjamkan ke yang
tidak berkepentingan, apalagi ke pihak yang tidak bertanggung jawab, hati-hati
sekarang banyak mafia tanah, jangan sampai tanah kita dirampas, tiba-tiba
diserobot," tutur AHY.
AHY diagendakan mendampingi Presiden Joko Widodo
melakukan penyerahan sebanyak 10.323 sertifikat tanah elektronik hasil
redistribusi tanah di Kabupaten Banyuwangi. "Kita masih menunggu kedatangan
Bapak Presiden Joko Widodo yang insya Allah nanti secara langsung menyerahkan
sertifikat tanah untuk bapak/ibu sekalian, ini adalah sesuatu yang patut kita
syukuri," kata AHY.
Tags
Joko Widodo
