Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan
Infrastruktur IKN Kementerian PUPR Danis Sumadilaga mengatakan bahwa rumah
jabatan menteri di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah sesuai dengan konsep compact city. Ukuran rumah menteri di IKN
memicu berbagai reaksi. Ada yang menganggapnya terlalu kecil, jika dibandingkan
dengan rumah dinas menteri saat ini di Widya Chandra, Jakarta.
Di sisi lain, ada juga yang mendukung
konsep compact city dan
meyakini bahwa ukuran rumah tersebut cukup memadai. "Kecil-luas kan relatif. Itu luas
(tanahnya) sekitar 1.000 meter persegi. Ini sejalan dengan konsep compact city. Insya Allah
cukup," ucap Danis kepada wartawan setelah menghadiri Rapat Koordinasi
Nasional IKN di Jakarta, Kamis.
Rumah dengan konsep compact city umumnya
menekankan pada perencanaan lingkungan tempat tinggal yang terintegrasi dengan
beberapa prinsip, seperti efisiensi lahan, aksesibilitas, dan gaya hidup
berkelanjutan. Rumah
menteri di IKN memiliki luas tanah sekitar 1.000 meter persegi dengan luas
bangunan sekitar 500 meter persegi, dan terdiri atas dua lantai.
Kementerian PUPR hingga saat ini sedang
menyelesaikan pembangunan 36 rumah jabatan menteri di IKN yang terbagi di dua
kawasan, yakni 24 unit rumah di persil 104 dan 12 unit di persil 105. Seluruh
pembangunan rumah tapak jabatan menteri ini ditargetkan selesai pada Juli tahun
ini.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah
menyatakan siap pindah ke IKN pada Juli ini. Sementara itu, Presiden Joko
Widodo berencana mulai berkantor di IKN setelah bandara dan jalan tol
beroperasi, yang diperkirakan juga mulai Juli 2024.
