Menteri
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono berharap kepercayaan
investor tetap tinggi setelah Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang
Susantono dan Wakil OIKN Dhony Rahajoe mundur dari jabatannya.
Menteri
Sekretaris Negara Pratikno mengumumkan pengunduran diri tersebut. Menteri PUPR
Basuki Hadimuljono lantas diangkat sebagai Plt. Kepala Otorita IKN dan Wakil
Menteri ATR Raja Juli Antoni sebagai Plt. Wakil Kepala Otorita IKN. “Tapi saya
kira enggak ada masalah. Mudah-mudahan justru mempertinggi kepercayaan karena
yang menggantikan menteri dan wakil menteri,” kata Basuki
Basuki
menjelaskan tugas pelaksana tugas (Plt.) Kepala Otorita IKN tidak ada bedanya
dengan tugas yang selama ini diemban oleh Bambang Susantono selaku pejabat
sebelumnya. Ia menilai penunjukan dirinya sebagai Plt. Kepala Otorita IKN tidak
mengurangi kepercayaan investor terhadap keberlanjutan pembangunan IKN. Basuki
menambahkan saat ini progres pembangunan IKN sudah mencapai 80 persen untuk
tahap 1 dan 2 dengan penggunaan dana APBN.
Presiden
Joko Widodo yang direncanakan melakukan peletakan batu pertama sejumlah
fasilitas pada Senin hingga Rabu (5/6/2024) mendatang juga tidak lagi bermalam
di area camping, melainkan di rumah menteri. “Nanti Presiden mau ke IKN, jadi
nginepnya bukan di camping lagi tapi sudah di rumah jabatan menteri,
menunjukkan bahwa ini sudah siap. Itu yang dari APBN,” kata Basuki.
Adapun
tugas Basuki dan Wamen ATR Raja Juli Antoni adalah menyelesaikan persoalan
status tanah hingga pembentukan pemerintah daerah khusus IKN. Kejelasan dari
status tanah tersebut, kata Basuki, akan mempercepat investasi masuk di IKN.
