Indonesia
Investment Authority (INA) dan Kedutaan Besar Australia menandatangani Nota
Kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kerja sama investasi Australia ke
Indonesia. "MoU ini merupakan langkah penting dalam menarik
dan meningkatkan investasi Australia di Indonesia. Melalui kemitraan ini, kami
berharap dapat mendorong investasi signifikan Australia dalam sektor-sektor
penting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan Indonesia,” kata Ketua
Dewan Direktur INA Ridha Wirakusumah
MoU tersebut
ditandatangani oleh Ketua Dewan Direktur INA Ridha Wirakusumah dan Duta Besar
Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM. Kemitraan
itu adalah kelanjutan dari program Invested: Australia's Southeast Asia
Economic Strategy to 2040, yang diumumkan oleh Perdana Menteri Australia
Anthony Albanese di Jakarta pada bulan September 2023.
Ridha
menjelaskan, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan investasi Australia
ke Indonesia, termasuk melalui Australian Embassy Jakarta Investment Deal Team
yang baru. Australian Embassy Jakarta Investment Deal Team
memadukan sektor swasta, pemerintah, dan layanan pembiayaan untuk mendukung
investasi dari Australia ke Indonesia.
Tim ini akan
bekerja sama dengan INA untuk mengidentifikasi aset dan struktur yang sesuai,
memastikan bahwa peluang tersebut sudah siap untuk diinvestasikan oleh para
investor Australia.
“Kami terus memperkuat kerja sama ekonomi
strategis dengan Indonesia, yang merupakan salah satu mitra utama kami.
Australian Embassy Jakarta Investment Deal Team akan bekerja sama dengan INA
untuk menghubungkan proyek-proyek Indonesia dengan para investor Australia
untuk menciptakan peluang bisnis dan lapangan kerja bagi kedua negara,” ujar
Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams.
Tags
Joko Widodo
