Presiden Joko Widodo mengatakan Direktur Utama BRI Sunarso patut
mendapat hadiah nobel. Sebab, mampu mengurus ratusan ribu pelaku usaha mikro.
Menurut Jokowi, saat ini agen pembiayaan mikro BRI, Brilink mengelola 740 ribu
warung kecil dengan total transaksi Rp1.400 triliun per tahunnya. Hal yang
tidak mudah tapi berhasil dilakukan oleh BRI. "Ini harusnya Pak Dirut, Pak
Sunarso sudah diberi nobel seharusnya," ujar Jokowi
Apalagi, BRI berhasil membantu pelaku usaha kecil yang selama
ini bergantung pada rentenir untuk mendapatkan pembiayaan. Padahal bunganya
sangat tinggi. "Mengurusi urusan yang kecil-kecil yang sebelumnya itu
diurusi oleh rentenir-rentenir dan diurusi oleh Bank Titil di mana-mana
sekarang diambil alih oleh BRI, ini juga yang harus kita apresiasi," jelas
Jokowi.
Selain itu, berbagai kebijakan yang dilakukan BRI dinilai sangat
membantu pemerintah. Hal ini tercermin beberapa nasabah UMi dan PNM Mekaar
masuk ke dalam pembiayaan BRI. Dengan demikian, maka nasabah UMi yang awalnya
kurang dari 100 ribu, saat ini menjadi 8,2 juta dan PNM Mekar jadi 15,2 juta.
"Ini harusnya Pak Dirut, Pak Sunarso sudah diberikan Nobel harusnya.
Mungkin belum dapat karena tidak ada yang mengusulkan, mungkin bisa diurus
untuk urusan-urusan nobel," imbuhnya.
Jokowi juga mengapresiasi langkah BRI karena berhasil
mendigitalisasikan perbankannya bahkan sampai tingkat paling bawah atau hilir.
"Dan saya senang tadi yang disampaikan Pak Dirut BRI bahwa digital banking
sampai ke bawah betul-betul berjalan di BRI," pungkas Jokowi.
