Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara,
Provinsi Kalimantan Timur, menyerahkan aset lahan yang berada di Kecamatan
Sepaku kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk kepentingan percepatan
pembangunan Kota Nusantara, ibu kota negara baru Indonesia.
Pemerintah kabupaten menyerahkan aset
tanah kepada OIKN, kata Asisten I Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang di
Penajam, Minggu, untuk memudahkan pemanfaatan lahan guna percepatan pembangunan
ibu kota negara baru Indonesia.
Penyerahan aset tanah bentuk dukungan
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dalam percepatan pembangunan ibu kota
negara baru Indonesia, aset tanah yang diserahkan itu masuk kawasan inti pusat
pemerintahan Kota Nusantara.
Aset
lahan yang diarahkan itu merupakan kampung peternakan Trunen di Desa Bumi
Harapan, Kecamatan Sepaku dengan luas sekitar 46 hektare.
"Penyerahan aset tanah dilakukan melalui
penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara pemerintah
kabupaten dan OIKN," jelasnya.
Dalam
kawasan lahan yang diserahkan juga terdapat bangunan rumah jabatan bupati dan
kandang sapi, tambahnya. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
bakal membangun rumah susul untuk relokasi warga Kecamatan Sepaku, Kabupaten
Penajam Paser Utara yang terdampak pembangunan ibu kota negara baru Indonesia.
Penyerahan
aset lahan itu juga untuk membantu warga Kecamatan Sepaku yang terdampak
pembangunan Kota Nusantara, menurut dia, sehingga dalam NPHD ada tercantum
diperuntukkan sebagai lokasi pembangunan hunian atau rumah susun warga
terdampak pembangunan ibu kota negara baru Indonesia.
