Menteri
Pertahanan yang juga Presiden terpilih RI dari Pilpres 2024, Prabowo
Subianto, melaporkan beberapa hasil kunjungan luar negeri selama sepekan
terakhir.
Salah satunya rencana evakuasi seribu korban di Gaza, Palestina, yang
menjadi korban agresi Israel. "Ya, [rencana evakuasi] ini kita
siapkan," kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (6/6).
Jokowi,
kata dia, sangat mendukung upaya Indonesia untuk membantu meringankan beban
warga Palestina di jalur Gaza. Indonesia menurut Prabowo juga tengah bersiap
mengirim tim medis untuk mengoperasikan rumah sakit lapangan dengan persetujuan
dari semua pihak.
Adapun
rencana Indonesia membangun rumah sakit lapangan mencuat sejak awal-awal agresi
Israel. Namun, bantuan ini terkendala banyak hal termasuk soal keamanan.
"Bekerja sama dengan beberapa negara mitra kita terutama negara-negara
Timur Tengah yang juga sudah mengoperasikan rumah sakit di situ yaitu Uni
Emirat Arab," ujarnya.
Prabowo sebelumnya
mengatakan siap mengevakuasi seribu korban di Gaza yang jadi korban agresi
Israel. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri konferensi
pertahanan dan keamanan, Shangri-La Dialogue, di Singapura yang digelar pada 31
Mei sampai 2 Juni kemarin. "Indonesia juga sangat bersedia untuk
mengevakuasi dan merawat warga sipil Palestina yang terluka dan membutuhkan
perawatan medis di rumah sakit Indonesia," ungkap Prabowo.
Dia
lalu berujar, "Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada saya untuk
mengumumkan bahwa kita siap untuk mengevakuasi, untuk menerima, untuk merawat
hingga 1.000 pasien segera di masa depan."
